Reuni

Merupakan suatu hal yang umum, setelah sekian lama berpisah, maka akan timbul keinginan untuk merajut kembali kenangan-kenangan masa lampau. Komunitas masa lalu yang telah di bangunnya misalnya ketika sekolah, ingin di hadirkan kembali nuansanya dengan penuh canda-tawa dan kenangan indah lainnya……. 

Pertemuan itulah yang kita sebut dengan REUNI. Acara reuni merupakan saat yang paling ditunggu, karena dapat menghadirkan kenangan indah suasana masa lampau. Dengan reuni dapat menghanyutkan dan menyegarkan pikiran dalam romansa masa lalu setelah lelah dengan rutinitas-rutinitas yang terasa tidak pernah berhenti.

Tidak hanya kaum muda yang mendambakan acara reuni tapi juga para kaum tua, yang sudah menjadi kakek-nenek. Jika melihat di poliklinik suatu instansi yang memiliki Yayasan Kesehatan, disana akan terlihat para pensiunan akan bergerombol dengan teman-teman seusianya. Mereka tampak gembira, saling berbagi rasa, atau bahkan dapat memberikan suntikan motivasi bagi yang lain yang mungkin pada saat itu sedang kehilangan motivasi.

Baru-baru ini, ada reuni yang diselenggarakan oleh suatu komunitras yang hampir 35 tahun tidak pernah bertemu dalam bentuk suatu reuni. Ternyata pertemuan tersebut sangat meriah sekali, bahkan pemandu acara kondang sampai bingung untuk meredakan suasana. Kawan-kawan yang lama tidak pernah berjumpa, bahkan ada baru sekarang bertemu lagi,.banyak yang terkaget-kaget karena banyak kawan yang sudah berubah dari penampilan yang di ingatnya 35 tahun silam. Topik pembicaraanpun sudah bergeser, yang ditanyakan bukanlah tentang pangkat, jabatan, ataupun kekayaan, namun yang ditanyakan berapa cucunya, umur cucunya, dan sedikit yang menanyakan anak, kecuali anak bungsunya….

Dengan acara reuni tersebut, nampak tersambung kembali tali silaturahim yang sempat terurai, serta dapat membuka pintu hati untuk saling bermaafan bagi pribadi-pribadi yang pernah saling bermusuhan. Begitu semaraknya sebuah reuni, kata-kata yang pasti muncul di saat-saat terakhir reuni adalah “kapan kita reuni lagi ?  tahun depan????”. Seakan-akan sudah tidak sabar untuk bertemu dan berkumpul lagi dengan teman-teman.

 Namun demikian, ada juga pandangan yang meremehkan suatu acara reuni, mereka beranggapan reuni itu hanya sedikit saja manfaatnya. Malah lebih cenderung hanya sebagai ajang memamerkan keberhasilan atau kekayaan bagi para alumni yang sudah sukses. Tidak memberi manfaat untuk para alumni yang masih berekonomi lemah atau belum berhasil. Pandangan sinis tersebut, sah-sah saja, karenanya untuk menepis pandangan sinis tersebut, maka ketika mengadakan suatu acara reuni harus memiliki konsep acara yang jelas, memiliki landasan dan tujuan yang terarah.

Manfaat Reuni

Manfaat apa yang akan kita petik dari pelaksanaan suatu reuni?

1.         Kenangan : Reuni adalah sarana untuk melihat kembali diri kita beberapa tahun ke belakang. Dengan melihat kembali masa lalu, seseorang akan mengerti bahwa kehidupan yang dia jalani selama ini merupakan suatu hal yang sangat penting. Romantika perjalanan hidupnya sangat bermanfaat untuk di ceritakan kepada generasi penerusnya.

2.         Refleksi : Reuni yang digelar dapat memenuhi kebutuhan manusia untuk merefleksi diri atau menilai diri, menjaga ikatan sosial agar tetap utuh, menjaga keterlibatan dirinya dalam sebuah komunitas sebagai bentuk identitas diri, dan juga untuk memenuhi kebutuhan atas keberakaran (asal-usul) yang jelas. Tanpa memenuhi kebutuhan itu, seseroang nantinya cenderung akan lupa diri (sombong)

3.         Bersenang-senang: acara reuni selalu digelar dengan penuh keceriaan atau bahkan memungkinkan pesertanya untuk merasakan kembali masa mudanya. Keceriaan ini dapat menghilangkan stres dan melepaskan energi-energi negatif atau tekanan-tekanan dalam kehidupan. Sehingga reuni dapat dijadikan alternatif kegiatan rekreasi yang memberi efek relaksasi, jika acaranya di konsep penuh kegembiraan.

4.         Menambah Wawasan dan Motivasi : Acara reuni dapat digunakan sebagai sarana berbagi pengalaman. Bagi alumni yang sukses dapat memberikan kiat sukses atau sharing pengalaman kepada alumni lainnya. Sehingga alumni yang lainnya dapat menimba ilmu untuk pengembangan dirinya.

5          Meningkatkan solidaritas, empati dan simpati : Sebagai sarana untuk meningkatkan solidaritas dan menggalang empati dan simpati sosial, untuk keluarga para alumni yang kurang beruntung. Selanjutnya dibuatkan agenda khusus untuk kegiatan sosial atau menggerakkan semacam dana bergulir untuk membangun usaha.

Ajang reuni pun dapat memperbaiki dan membantu mengembangkan kualitas komunikasi antar alumni dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang mungkin mulai menipis karena tergerus zaman.

Akhirul kalam, dari reuni yang kita gelar, banyak hal bisa kita alami dan kita tindaklanjuti. Jadikan reuni sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi. Nabi SAW mengingatkan dalam suatu hadits: ”Barang siapa yang ingin murah rezeki dan dipanjangkan umurnya hendaklah bersilaturahmi.”

A Karma Sentika

Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

3 Balasan ke Reuni

  1. M Sofjan berkata:

    Terimakasih tulisannya ,, ulasan dan referensi ReuNi ,, sangat menggugah dan sangat mewakili suasana batiniah kita ,,

  2. muslich m berkata:

    Syukron pak haji…uraiannya ..dalam, analoginya klo dalam pengajian bukan hanya menerjemahkan saja….tapi sdh tingkat…..tafsir……, bermakna…. teruskan..karya2 tulisannya…selamat dan terima kasih……..

  3. AKS berkata:

    Matur nuwun pak Muslich…… untuk ngisi waktu luang …. dan masih jauh dari harapan untuk bisa menulis artikel …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s