Indonesia Riwayatmu Dulu

Konon katanya Mahapatih Gajahmada melakukan sumpah Amukti Palapa  tidak akan makan buah palapa kalau belum berhasil mempersatukan Nusantara. Beberapa ratus tahun kemudian Belanda Putih datang menjajah kita dan memberi nama tanah jajahan tersebut Hindia Belanda. Tahun 1928 para pemuda, pejuang dan pahlawan yang datang dari seluruh pelosok Hindia Belanda berkumpul untuk mengucapkan Sumpah Pemuda satu Nusa, satu Bahasa dan satu Bangsa … Indonesia. Akumulasi puncak dari semuanya adalah Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

NKRI yang terdiri 17.000 pulau, dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau pulau, sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia. Namun  masih sebatas pada semangat dan cita cita saja. Kala itu media tranportasi darat, laut, udara dan komunikasi serta informasi sebagai sarana pemersatu ribuan Pulau di Indonesia masih sangat, sangat, sangat jauh dari cukup apalagi memadai.

Pada 16 Agustus 1976, sebuah keajaiban terjadi, breakthrough teknologi telekomunikasi telah lahir,  dengan beroperasinya SKSD Palapa,  seluruh Indonesia berhasil dipersatukan dengan sambungan telekomunikasi. Daerah terpencil di Saroako, Pulau Gak yang kecil sangat terpecil dan Tembaga Pura yang hutan diatas gunung tiba tiba saja bisa bertelepon ria ke Jakarta, Washington DC dan keseluruh dunia, TVRI bisa dinikamati oleh seluruh rakyat Indonesi … hooopo tumon,  habis gelap terbitlah terang.  Seiring dengan itu pendapatan Perusahaan pun meningkat tajam dengan beroperasinya SKSD-Palapa.

Okeelah Kalau Begituuu, ternyata dari riwayat tersebut, tak dapat disangkal lagi Indonesia  dibangun berdasarkan semangat Sumpah Amukti Palapa, secara geografis dipetakan oleh Belanda Putih, secara komitmen oleh ikrar sumpah pemuda, de facto dan de jure oleh proklamasi kemerdekaan dan secara mediasi dipersatukan oleh SKSD-Palapa.

Pantaslah kita bangga dan ber-syukur, karena para Alumni PMTNT SKSD adalah pionir yang terlibat dan berkontribusi langsung pada awal pengoperasian SKSD-Palapa yang merupakan titik belok perubahan besar di Indonesia… dari nothing to be something. Ini merupakan pengabdian kita yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia dan hasilnya dinikamati oleh Perusahaan.  Insya Allah, menjadi amal baik yang di Ridoi Allah SWT… Amin.

Bandung, 20-10-2010

Saptono Mursid (smu) – Ex SBS Tarakan

Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

22 Balasan ke Indonesia Riwayatmu Dulu

  1. Admin berkata:

    Komentar percobaan utk test

    • Ricky Krikhoff berkata:

      saya begitu bangga terhadap sikap positip, responsif dan kekeluargaan yg kental serta berurat akar begitu kokoh dmn rasa persaudaraan begitu kuat membangun tali silaturahim yg indah sebagai suatu kenangan yg indah dan selalu melekat dihati sanubari semua rekan-rekan alumni 73-75,74-76 …secara pribadi saya ucapkan terima kasih dan salut kpd para pemrakarsa/ide brilian rekan-rekan …wow amazing…salam sukses..ricky

  2. wahyudi salasa berkata:

    Om Smu, very good lah….. tks atas kreatifitas dan waktunya untuk menciptakan blog ini. Nuhun pisan Om.

  3. Membuat blog ini suatu pemikiran yang patut diacungi jempol, moga blog ini dapat dimanfa’atkan dalam berbagi pengalaman untuk kebahagian lahir dan bathin para alumni sksd, sehingga menambah tali persaudaraan dan mempererat silaturrahim yang baru kita laksanakan di Bumi sangkuriang Bandung. Untuk alumni Bandung bagaimana kalau “jalan kaki pagi” di Sabuga setiap sabtu pagi. Terima kasih mas Saptono

  4. Ipien berkata:

    Salut & bravo…
    Yang penting ‘berani’ untuk mengambil keputusan untuk ‘melangkah’ . . . , insyaalloh akan banyak masukan … dan akhirnya bermanfaat & barokah. Amien.

  5. Kang Ical berkata:

    Ruuaarr biasa, tks kepada para pioneer Blog ini atas tersedianya wadah komunikasi sekaligus ajang pertukaran Informasi yg bermanfaat, cuman backgrounf fotonya kurang tajam (blur), kalo bisa diperbaiki..
    wass Rizal

  6. jok berkata:

    sap, guru sejarahmu harus mengganti nilai di raportmu menjadi a+ . . . . suerr !

  7. red berkata:

    gooooooooooddd laaaaaahhhh

  8. gnw-grt berkata:

    Alhamdulillah selamat mas SMU ( jadi inget sekolah menengah umum .. he..he.. )
    Manusia yang paling mulia disisi Allah adalah manusia yang paling takwa.
    Manusia takwa adalah manusia yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain,
    “sudah saatnya bagi kita untuk lebih banyak berbuat……,” trims, Insya Allah, upaya mas SMU berada dalam KeridlanNya, Amiin.

  9. AKS berkata:

    sumpah sksd palapa, tidak akan terjadi reuni berikutnya kalau belum berhasil mempersatukan seluruh alumni pmtnt sksd yang tersebar di seluruh Nusantara . . . .

  10. Asep Salmon berkata:

    Onde mandeee…. Salamaik buat mas Saptono MU yang sudah bikin wadah silaturahim yang gaul banget, bombastis dan spektakuler ini. Insya Allah akan jadi amal shaleh dari ilmu yang bermanfaat, untuk bekal dikhirat nanti.

    Lain dari itu, mudah2an Kang Mas Patih Gajah Mada dan Almukarom Raja Sundawisesa Sang Hyang Prabu Linggabuana plus Putri Dyah Pitaloka serta keluarga yang dibantai sang Mahapatih di Bubat, sudah saling ketemu disorgaloka dan saling berjabat tangan saling memaafkan, sambil berucap indo ado dendam diantaro kito….. Tingtung….

  11. M Sofjan berkata:

    Luar Biasa Mas SMU tulisannya,, masing masing dari kita jadi teringat ,, perubahan pola komunikasi dr masa masa HF dg jendela waktu yg terbatas dan dengan kualitas yg kadang tdk jelas menjadi tanpa batas ,, 24 jam monggo,,, dan load and clear ,,, existensi Telkom menjadi terasa.
    Perubahan yang positif sangat bisa dirasakan al ekonomi, politik ,, saat itu —- yg Stasiun Buminya di tengah kota spt Palu ex Ford —–, betapa bangganya kita kalau keluar dr stasiun bumi…., hehehehhehe , boleh donk berbangga ,,.
    Thanks Mas SMU ,,, betul kata Joksar gak salah milih Ketua ,,, bravo pioneer SKSD

  12. bbher berkata:

    SELAMAT,
    sekaligus untuk forum silaturahmi semua mantan personil pionir SKSD Palapa.
    salam hangat utk semua dan smu.
    bbher.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s